Perguruan Pencak Silat Nasional Maaung Lugay
Perguruan
Pencak Silat Nasional Maung Lugay didirikan pada tanggal 8 Agustus 1976 di Rawa
Badak, Jakarta Utara oleh Bapak Ashari Sancang Lodaya, kemudian masuk
dalam anggota IPSI pada tanggal 18 November 1977 dengan nomor 18 dari 47
perguruan Pencak Silat di Jakarta Utara
( No. 018/IPSI – JU/ XI/1977 ).
Aliran
perguruan ini adalah Cimande Nasional yang berarti gabungan/oplosan
dari beberapa aliran, yaitu: Cimande Girang, Pencak Silat Sera Kilat,
Bhesi/Beksi dan beberapa aliran lainnya dengan tujuan menambah perbendaharaan
ilmu dan wawasan Seni Bela Diri Pencak Silat.
Semboyan Perguruan Pencak Silat Nasional Maung Lugay
Tidak Mau Mengganggu dan Tidak Mau Diganggu
Motto Perguruan:
1. Bila menilai budaya
bangsa yang telah hilang maka hilanglah rasa kebangsaannya.
2. Ilmu dan bela diri
senjata yang paling ampuh.
3. Dengan iman dan takwa
kita menjadi kuat.
Aspek Pencak Silat:
1. Aspek kekeluargaan dan
persaudaraan.
2. Aspek olah raga.
3. Aspek bela diri.
4. Aspek kesenian.
5. Aspek mental
spiritual.
Logo Perguruan Pencak Silat Nasional Maaung Lugay
Arti Gambar pada Logo:
1. Kepala harimau yang
sedang mengaung: melambangkan keganasan, kebuasan dan keagresipan yang terarah,
terpimpin serta terjaga.
2. Garis bulat tak
bertepi: melambangkan wujud bola dunia yang berputar setiap saat menandakan
seorang Pesilat PPSN Maung Lugay harus berpikir dinamis, kreatif serta memiliki
keuletan dalam menjalani hidup.
3. Lingkaran yang tak
putus; melambangkan sebuah ikatan kekeluargaan yang tak pernah putus hingga
akhir hayat.
4. Delapan kumis, tujuh
gigi atas dan enam gigi bawah: melambangkan PPSN Maung Lugay berdiri pada
tanggal 8 bulan 8 tahun 1976.
Arti warna pada Logo
NO.
|
WARNA
|
ARTINYA
|
1.
|
HITAM
|
ULET
|
2.
|
KUNING
|
MULIA
|
3.
|
MERAH
|
BERANI
|
4.
|
HIJAU
|
SUBUR
|
5.
|
PUTIH
|
SUCI
|


























No Comment to " Perguruan Pencak Silat Nasional Maaung Lugay "